Kesehatan

Sering Keluar Keringat Dingin Tiba-tiba? Jangan Anggap Remeh, Ini Dia Penyebabnya!

Sering Keluar Keringat Dingin Tiba-tiba? Jangan Anggap Remeh, Ini Dia Penyebabnya!

Berkeringat merupakan kondisi yang wajar bagi tubuh manusia. Manusia mengeluarkan keringat untuk mengatur suhu tubuh dan mengeluarkan zat sisa metabolisme yang larut dalam air keringat. Sebagai contoh adalah ketika suhu di sekitar sangat panas, maka tubuh akan mengeluarkan keringat untuk menjaga kestabilan suhu di dalam tubuh. Selain itu ketika Anda sedang melakukan aktivitas fisik seperti olahraga, tubuh juga berkeringat tanda dari metabolisme lemak yang sedang terbakar. Namun apa yang menyebabkan keluarnya keringat dingin? Apakah sama dengan keringat pada umumnya?

Umumnya keringat akan keluar saat tubuh merasa panas atau gerah. Namun keringat yang satu ini justru muncul saat tubuh terasa dingin atau biasa saja. Anda pun tidak sedang melakukan aktifitas fisik seperti olahraga namun keringat ini bisa saja keluar dengan sendirinya. Hampir semua manusia pernah merasakan yang namanya berkeringat dingin ini dengan sebab-sebab yang berbeda. Penyebab keluarnya keringat ini biasanya adalah rasa psikologis seperti ketakutan, stress, cemas, panik, tegang dan lainnya. Faktor-faktor psikis tersebut merangsang kelenjar keringat apokrin untuk mengeluarkan keringat terhadap ancaman psikis tanpa disertai dengan meningkatnya suhu badan.

Namun selain dari sebab-sebab psikis, ternyata keringat ini juga bisa disebabkan oleh masalah kesehatan. Salah satu yang paling umum adalah timbulnya rasa nyeri atau sakit pada tubuh yang bisa juga merangsang kelenjar apokrin untuk mengeluarkan keringat. Saat Anda sakit gigi, maag, atau sakit patah tulang yang teramat sangat, maka secara tiba-tiba tubuh akan bermandikan keringat. Selain rasa sakit atau nyeri, masih ada beberapa masalah kesehatan lain yang juga bisa menimbulkan keringat dingin, seperti:

  • Gula darah rendah.

Seseorang dengan gula darah rendah akan mudah merasa pusing dan tiba-tiba mengeluarkan keringat. Selain gejala tersebut, penderita juga akan mengalami rasa gemetar hingga pucat pasi.

  • Tekanan darah rendah.

Gejalanya sama dengan pemilik gula darah rendah hingga bisa menyebabkan penderita pingsan.

  • Serangan jantung.

Keluarnya keringat saat tidak sedang sakit yang disertai dengan nyeri di bagian dada bisa menjadi gejala sakit jantung atau serangan jantung. Pemicu serangan jantung ini antara lain adalah obesitas, stres, merokok dan kurang istirahat.

  • Gangguan sistem imunitas.

Jika Anda memiliki kondisi gangguan sistem imun, akan lebih beresiko sering mengeluarkan keringat meski tubuh Anda tidak dalam kondisi demam.

  • Terjangkit infeksi.

Saat tubuh terjangkit infeksi maka sistem kekebalan tubuh akan mencoba memerangi infeksi yang masuk tersebut baik itu virus, bakteri ataupun jamur. Dalam usahanya, tubuh akan mengeluarkan keringat sebagai tanda sedang adanya perlawanan yang dilakukan.

  • Obat-obatan.

Beberapa jenis obat tertentu memiliki efek samping keluarnya keringat seperti antibiotik, parasetamol, niasin, obat herbal dan obat tekanan darah.

Saat Anda merasa tubuh mengeluarkan keringat berlebihan, sebaiknya Anda segera beristirahat dan meninggalkan kegiatan yang dilakukan. Duduk atau berbaring akan membantu menstabilkan tekanan darah. Ambil nafas dalam dan hembuskan perlahan untuk meredakan shock yang mungkin terjadi. Bila keringat dingin muncul disertai dengan gejala lain yang disebutkan di atas, jangan ragu untuk segera memeriksakan diri agar tidak terlambat menangani jika ada penyakit serius yang menyerang. Meski begitu, keringat juga tak selalu berarti gejala penyakit dan Anda bisa membedakannya dari frekuensi munculnya keringat ini apakah terlalu sering dalam volume yang tinggi atau hanya sesekali saat Anda merasa cemas atau ketakutan saja.