Kesehatan

Tips Cara Mengobati Penderita Hiperkolesterolemia

Tips Cara Mengobati Penderita Hiperkolesterolemia

Apakah anda asing dengan istilah penyakit hiperkolesterolemia? Penyakit ini terjadi akibat adanya kadar kolesterol yang tinggi di dalam darah. Baik itu dilihat dari nilai trigliserida, kolesterol LDL, kolesterol VLDL, atau kolesterol total (maksimum 240 mg/dL). Berdasarkan referensi dari honestsdocs.id, kolesterol adalah zat yang mirip lemak dengan sifat lunak membantu dalam pembentukan vitamin D, hormon tubuh dan pembentukan membran sel. Dampak buruknya, kolesterol akan mengalami penimbunan yang menyebabkan pembuluh darah menjadi sempit. Tak heran, pasien akan menderita penyakit jantung koroner setelahnya. Lantas bagaimana cara mengobati hiperkolesterolemia? Mari kita ikuti pembahasan di bawah ini.

Sebenarnya penyakit ini tidak memiliki gejala apapun yang memudahkan kapan waktu  pasien untuk diobati. Adanya kolesterol yang tinggi dalam tubuh dapat dideteksi ketika pasien mengalami demam tinggi disertai stroke atau serangan jantung. Deteksi ini cukup akurat meskipun harus menunggu pasien mengalami komplikasi. Namun, ada hal lain yang dapat dilakukan untuk mengontrol kadar kolesterol dalam tubuh yaitu dengan melakukan skrining kolesterol sejak kecil. Para ahli menyampaikan bahwa skrining sebaiknya dilakukan oleh anak usia 9 – 11 tahun minimal 1x sedangkan remaja berusia 17 – 21 tahun setiap empat hingga enam tahun sekali. Apabila pasien tidak melakukan skrining maka peluang terjadinya penyakit ini tinggi. Jika sudah terdeteksi, maka salah satu cara mengobati hiperkolesterolemia ialah dengan melakukan olahraga rutin dan memiliki gaya pola makan sehat. Selain itu, jika pasien berobat ke dokter maka akan diresepkan beberapa obat berikut ini, seperti yang dilansir pada laman alodokter.com

  • Resin Pengikat Asam Empedu

Cara kerja obat ini dalam menurunkan kadar kolesterol dalam tubuh ialah dengan melakukan pengikatan terhadap asam empedu. Dampaknya, hati akan memanfaatkan kolesterol yang berlebih tersebut untuk produksi banyak asam empedu. Akibatnya kadar kolesterol dalam tubuh akan menurun. Anda dapat menemukan obat ini pada cholestyramine.

  • Obat Suntik

Obat ini akan bermanfaat untuk penyerapan kolesterol LDL yang dilakukan oleh hati. Ini akan membantu dalam penurunan jumlah total kolesterol di dalam darah. Cara mengobati hiperkolesterolemia dengan obat ini biasa diresepkan oleh dokter apabila penyakit yang ada merupakan bawaan dan penyebab tingginya kadar LDL. Ditemukan ada pada evolocumab dan alirocumab.

  • Statin

Sistem kerja obat ini dengan melakukan penghambatan pada zat yang diperlukan oleh organ hati ketika menghasilkan kolesterol. Dengan kata lain, kolesterol di dalam darah akan diambil oleh organ hati. Selain itu, ini akan bermanfaat dalam penyerapan kolesterol yang berasal dari tumpukan kolesterol yang ada pada dinding pembuluh darah. Obat yang termasuk golongan ini yaitu simvastatin, atorvastatin, dan rosuvastatin.

  • Penghambat Penyerapan Kolesterol

Golongan ini terkandung dalam obat ezetimibe. Cara penghambatan yang dilakukan ialah dengan pembatasan kinerja usus kecil dalam menyerap kolesterol. Oleh karena itu, usus kecil tidak akan mampu mengeluarkan kolesterol ke dalam darah dengan jumlah banyak.

Apabila pasien memiliki kadar trigliserida yang tinggi di dalam tubuh, resep yang diberikan oleh dokter akan berbeda lagi, seperti sebagai berikut.

  • Niacin

Cara kerjanya dengan cara mengurangi produksi LDL dan VLDL yang dilakukan oleh hati. Namun obat ini tidak dapat diresepkan oleh dokter mengingat rentan dengan kerusakan hati dan stroke. Akibatnya niacin hanya akan diresepkan oleh dokter apabila pasien tidak mampu mengonsumsi statin.

  • Suplemen Asam Lemak Omega-3

Kandungan pada suplemen ini bermanfaat untuk mengurangi kadar trigliserida di dalam darah.

  • Fibrate

Fribrate mampu mempercepat pengeluaran trigliserida pada darah. Selain itu, kadar trigliserida dalam darah akan berkurang ketika produksi VLDL sedikit. VLDL adalah tipe kolesterol yang memiliki kandungan trigliserida tinggi. Golongan ini terkandung pada obat gemfibrozil dan fenofibrate.

Demikian penjelasan beberapa tips cara mengobati hiperkolesterolemia yang dapat dimanfaatkan oleh penderita. Sebenarnya menurut sumber doktersehat.com, penyakit ini juga dapat diobati dengan mengikuti terapi diet, baik yang mengacu pada The Nation Cholesterol Education Program (NCEP), program diet vegetarian, atau diet yang menambahkan jenis makanan yang dapat membuat kadar kolesterol jahat menurun. Contohnya kacang almond, ikan salmon, oatmeal, dan minyak zaitun.